www.AlvinAdam.com

Berita 24 Jawa Tengah

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Peredaran uang palsu di Jawa Tengah didominasi pecahan Rp ...

Posted by On 21.55

Peredaran uang palsu di Jawa Tengah didominasi pecahan Rp ...

Merdeka > Peristiwa Peredaran uang palsu di Jawa Tengah didominasi pecahan Rp 100.000 Jumat, 25 Mei 2018 11:14 Reporter : Dian Ade Permana Bareskrim rilis kasus uang palsu. ©2016 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono meminta masyarakat untuk mewaspadai peredaran uang palsu selama Ramadan dan Idul Fitri 2018. Masy arakat diminta jeli agar tidak menjadi korban uang palsu.

BERITA TERKAIT
  • Jasa tukar uang di pinggir jalan menjamur, BI minta waspadai terima Rupiah palsu
  • Edarkan uang palsu, 2 pemuda di Medan bonyok diamuk massa
  • Satu tersangka pembuat & pengedar uang palsu berprofesi sebagai dokter

"Ini kan perputaran uang banyak, bisa saja ada uang palsu. Ini harus diantisipasi dengan dilihat, diraba, diterawang," jelasnya, Jumat (25/5).

Menurutnya, jika menemukan uang palsu masyarakat bisa langsung melapor ke polisi untuk ditindaklanjuti. Condro mengatakan, selama Ramadan tahun ini belum ada laporan terkait temuan atau pengedar uang palsu.

"Belum ada, karena itu harus waspada. Kita juga sudah menyebar anggota di keramaian, seperti pasar, terminal untuk memantau," tegasnya.

Terpisah, Hamid Ponco Wibowo, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, mengatakan sampai April 2018, u ang palsu yang ditemukan sebanyak 10.086 lembar. "Mayoritas uang palsu ditemukan di Kantor Perwakilan Provinsi Jateng yakni 37 persen mengingat kota Semarang sebagai pusat perekonomian Jawa Tengah," paparnya.

Sementara pangsa uang palsu di kota lain adalah Solo (21 persen), Purwokerto (19 persen) dan Tegal (22 persen). Secara nominal uang palsu yang banyak ditemukan dalam pecahan Rp 100.000 sebanyak 66,08 persen diikuti pecahan Rp 50.000 sebanyak 31,01 persen sedangkan uang palsu pecahan lain memiliki pangsa masing-masing kurang dari 2 persen.

Sebagian besar uang palsu yang ditemukan berasal dari permintaan klarifikasi perbankan sebesar 92,4 persen. Menyusul permintaan dari kepolisian sebesar 2,8 persen dan permintaan masyarakat serta temuan dari setoran bank masing-masing sebesar 2,5 persen. [lia]

Baca Juga:
Jasa tukar uang di pinggir jalan menjamur, BI minta waspadai terima Rupiah palsuEdarkan uang p alsu, 2 pemuda di Medan bonyok diamuk massaJelang Lebaran dan Pilkada, ketua DPR ingatkan waspada peredaran uang palsuDua tersangka pembuat & pengedar uang palsu ternyata residivisSatu tersangka pembuat & pengedar uang palsu berprofesi sebagai dokterIni empat pelaku pembuat uang palsu yang dibekuk BareskrimMenyamar jadi pembeli, polisi ciduk komplotan pembuat uang palsu pecahan Rp 100 ribu
Topik berita Terkait:
  1. Uang Palsu
  2. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini
  • Pesantren Genggong keluarkan maklumat menangkan Gus Ipul-Puti

  • Soekarnois Muda diminta awasi proses Pemilihan 27 Juni

  • Gus Ipul ingin tingkatkan investasi di Jatim melalui "Baja Emas"

Rekomendasi

Sumber: Google News | Berita 24 Jateng

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »