Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Ini Potret Pendidikan di Jawa Tengah

Posted by On 22.07

Ini Potret Pendidikan di Jawa Tengah

Ini Potret Pendidikan di Jawa Tengah

02 Mei 2018 22:01 WIB


Ilustrasi.

SOLO, solotrust.com- Tujuh puluh dua tahun sudah Indonesia merdeka. Walaupun terbilang sudah cukup lama, namun rasanya salah satu cita-cita luhur kemerdekaan yakni mencerdaskan kehidupan bangsa seolah masih jauh dari kata ideal.

Berdasarkan data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, pada 2017/2018, sebanyak 2.238 siswa di Provinsi Jawa Tengah putus sekolah pada jenjang sekolah dasar (SD) dan tak melanjutkan ke tingkat sekolah menengah pertama (SMP). Jika digabung dengan yang tidak tamat sampai SMP, maka ada lebih dari 6 ribu anak yang tak mengenyam pendidikan dasar sembilan tah un.


Jawa Tengah termasuk salah satu provinsi yang memiliki jumlah siswa putus sekolah terbanyak di Indonesia, setelah Jawa Barat dan Jawa Timur. Padahal, konstitusi telah menjamin hak setiap warga negara untuk mendapatkan pendidikan sebagaimana tertuang dalam UUD 1945 pasal 28C.

"Setiap orang berhak mengembangkan diri melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya, berhak mendapat pendidikan dan memperoleh manfaat dari ilmu pengetahuan dan teknologi, seni dan budaya, demi meningkatkan kualitas hidupnya dan demi kesejahteraan umat manusia," demikian bunyi pasal tersebut.

Melihat data tersebut, tampaknya perjuangan pemerintah dalam mewujudkan amanat konstitusi di bidang pendidikan masih cukup panjang. Bahkan, menurut neraca pendidikan daerah yang disusun oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 2016, persentase anggaran urusan pendidikan dalam APBD (di luar transfer daerah) masih ada yang belum mencapai 20 persen di beberapa wilayah.

Hal itu sempat disinggung oleh Kepala Pusat Penelitian Kebijakan Pendidikan dan Kebudayaan, Hendarman saat kunjungan ke Kota Surakarta beberapa waktu lalu. "Anggaran itu berbicara tentang komitmen masing-masing daerah dalam meningkatkan kesejahteraan," kata dia.

Di Provinsi Jawa Tengah sendiri, Kabupaten yang menganggarkan urusan pendidikan di atas 20 persen yakni Klaten (27 persen), Wonogiri (23,9 persen), Magelang (22,6 persen), Banyumas ( 22,4 persen), Surakarta (21,5 persen), dan Karanganyar (20,1 persen).

Terkait banyaknya anak yang putus sekolah ini juga tak terlepas dari semakin mahalnya biaya pendidikan. Didik Kartika, Wakil Direktor Solo Mengajar sekaligus Pemerhati Anak dan Pendidikan, juga menyadari hal tersebut.

"Soal biaya pendidikan mahal memang masih menjadi problem sosial. Tetapi pemerintah terus mengembangkan pendidikan murah bahkan gratis," kata dia.

Didik lantas menyarankan, apabila ada anak yang putus sekolah, bisa dibantu untuk menemukan kekuatan potensi mereka sesuai karakter pribadi. "Dengan menemukan kekuatan potensi, seorang anak lebih percaya diri dengan harapan masa depannya. Lembaga swasta, pelatihan, pemerintah saya kira bisa bersinergi membantu anak putus sekolah," ungkapnya.

Untuk menakar keberhasilan pendidikan di Indonesia, sebenarnya bukanlah terletak pada banyaknya siswa yang berjaya dalam olimpiade internasional, melainkan bagaimana anak-anak pedalaman dan pedesaan juga memiliki kesempatan yang sama untuk meraih keunggulan nyata dalam proses pendidikan. (mia)
(wd) Baca Juga:

2000 Pedagang Pasar Tradi sional Bakal Ramaikan Solo Great Sale 2018

  • Kontak Informasi SoloTrust.com
  • Redaksi: redaksi@solotrust.com
  • Media Partner: promosi@solotrust.com
  • Iklan: marketing@solotrust.com
BERITA LAINYA »

2 Mei 2018 14:00 WIB

Peringati Hardiknas, Meneladani Perjuangan Ki Hadjar Dewantara

9 Maret 2018 10:50 WIB

Pemerintah Bakal Terapkan Perkuliahan Online di Papua

26 November 2017 23:48 WIB

Dukung Kesetaraan Difabel, PLB UNS Gelar Gebyar HDI 2017

24 Februari 2018 09:35 WIB

SIM UNS Kembali Menggelar Festival Ilmiah Mahasiswa (FILM) 2018

27 November 2017 00:27 WIB

Okky Asokawati Ajak Guru Paud Tanamkan Nilai Pancasila pada Anak Sejak Dini

10 Desember 2017 04:15 WIB

Perlunya Pendidikan Anti Korupsi Ditanamkan Sejak Dini TERKINI Soal Ancaman Pembunuhan Terhadap Dirinya, Gubernur DIY: Ya Mungkin Kecewa Aja 03 Mei 2018 11:19 WIB Kodim Surakarta Berhasil Selesaikan TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2018

3 Mei 2018 11:56 WIB

Miris… Hidup Sebatang Kara, nenek Sutinem Tempati Gubug Reyot dan Andalkan Makan Dari Tetangga

3 Mei 2018 11:30 WIB

Mahasiswa Teknik Elektro (KMTE) Akan Gelar Lomba Robotika dan Roket Air

03 Mei 2018 10:25 WIB

Ini Target Baksos PSC Untuk Para Lansia

3 Mei 2018 10:05 WIB

Pendidikan Karakter Pernah Dikonsepkan Ki Hadjar Dewantara Melalui Budi Pekerti

3 Mei 2018 11:00 WIB

Sumber: Google News | Berita 24 Jateng

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »