www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Ternyata Ini Penyebab 73 TKI Jateng Ditahan Dua Bulan di Imigrasi ...

Posted by On 00.47

Ternyata Ini Penyebab 73 TKI Jateng Ditahan Dua Bulan di Imigrasi ...

Kabar Pahlawan Devisa

Ternyata Ini Penyebab 73 TKI Jateng Ditahan Dua Bulan di Imigrasi Malaka

Kepala BP3TKI Jateng Soeparjo mengungkapkan bahwa kasus tersebut dipicu karena adanya perbedaan aturan pada izin tempat tinggal

Ternyata Ini Penyebab 73 TKI Jateng Ditahan Dua Bulan di Imigrasi Malakaakhtur gumilangKloter pertama, sembilan TKI yang tiba di Bandara Ahmad Yani Semarang pada Sabtu (31/3/2018) pagi pukul 08.30 WIB.

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akhtur Gumilang

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Jawa Tengah menegaskan ke depannya bakal meningkatkan pe ngawasan pengiriman TKI ke Malaysia dan negara-negara lainnya.

Hal itu dilakukan setelah adanya temuan yang mengakibatkan 73 TKI asal Jateng ditahan dua bulan di Imigrasi Malaka, Malaysia sejak Januari 2018 lalu.

Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Jawa Tengah Suparjo ,mengatakan bahwa kasus tersebut dipicu karena adanya perbedaan aturan pada izin tempat tinggal TKI selama di Malaysia.

Kloter pertama, sembilan TKI yang tiba di Bandara Ahmad Yani Semarang pada Sabtu (31/3/2018) pagi pukul 08.30 WIB.
Kloter pertama, sembilan TKI yang tiba di Bandara Ahmad Yani Semarang pada Sabtu (31/3/2018) pagi pukul 08.30 WIB. (akhtur gumilang)

"Mereka ketangkepnya itu pas saat pulang kerja. Saat pergantian shift, dituliskan di permit itu ternyata di Selangor, tapi malah kerja di Malaka,&q uot; kata Soeparjo saat dihubungi Tribunjateng.com, Senin (2/4/2018).

Menurutnya, aturan penempatan pekerja asing yang diterapkan di Malaysia, sebenarnya tak jauh berbeda dengan Indonesia.

Ia mengatakan, pihak Imigrasi Malaka juga berhak melakukan cek dan ricek asal muasal tenaga kerja yang ada di negara itu.

URUS TKI - Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Jawa Tengah Suparjo saat ditemui Tribunjateng.com do Hotel Pandanaran, Rabu (28/3/2018) ini.
URUS TKI - Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Jawa Tengah Suparjo saat ditemui Tribunjateng.com do Hotel Pandanaran, Rabu (28/3/2018) ini. (tribunjateng/Akhtur Gumilang)

"Ada perbedaan ijin tempat tinggal. Saya kira itu saja yang terpenting. Ya seperti yang dilakukan di sini, ada langkah-langkah tertentu untuk bisa menertibkan semua pekerja asing yang ada suatu negara tertentu," terangnya.

Dalam hal ini, Ia mengingatkan kepada setiap calon TKI supaya berhati-hati terhadap izin-izin yang muncul.

Ke depannya, ia berharap pengawasan diperketat oleh KJRI di negara tujuan dan peristiwa yang menimpa 73 TKI tidak terulang lagi.

"Semoga ke depannya tidak terjadi lagi. Kita tetap support kepada pihak terkait maupun masyarakat agar berhati-hati menerima job-job yang ada di luar negeri," lanjut Soeparjo. (*)

Penulis: Akhtur Gumilang Editor: iswidodo Sumber: Tribun Jateng Ikuti kami di Heboh, Kakak Beradik Digerebek Bersama Pasangan di Kamar Hotel, Kondisi Mereka Mencengangkan S umber: Google News | Berita 24 Jateng

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »