www.AlvinAdam.com

Berita 24 Jawa Tengah

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Heru Berharap Pemprov dan Pelaku Usaha Bersinergi Menyiapkan ...

Posted by On 01.25

Heru Berharap Pemprov dan Pelaku Usaha Bersinergi Menyiapkan ...

Heru Berharap Pemprov dan Pelaku Usaha Bersinergi Menyiapkan Tenaga Kerja Terampil

Tingginya angka kemiskinan masih menja‎di persoalan yang harus dituntaskan di Jawa Tengah.

Heru Berharap Pemprov dan Pelaku Usaha Bersinergi Menyiapkan Tenaga Kerja TerampilTribun Jateng/Raka F PujanggaPlt Gubernur Jawa Tengah, Heru Sudjatmoko? (kanan) menerima buku saat Diseminasi Buku Laporan Perekonomian Indonesia tahun 2017?, di Kantor BI Jateng, Rabu (25/4/2018).

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Raka F Pujangga

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Tingginya angka kemiskinan masih menja‎di persoalan yang harus dituntaskan di Jawa Tengah.

Hal itu disampaikan Plt Gubernur Jawa Tengah, Heru Sudjatmoko‎ saat Diseminasi Buku Laporan Perekonomian Indonesia tahun 2017‎, di Kantor Bank Indonesia (BI) Jateng, Rabu (25/4/2018).

‎"Angka kemiskinan memang turun, dari 13 persen menjadi 12 persen. Tetapi angka itu lebih tinggi dari rata-rata nasional sebesar 10 persen," ujar dia.

Menurutnya, ‎untuk menyelesaikan persoalan kemiskinan di Jawa Tengah adalah dengan peningkatan pendidikan.

Hal itu karena 60 persen demografi tenaga kerja di Jateng tingkat pendidikan‎nya masih SD dan SMP.

"Bahkan mayoritasnya dari 60 persen tenaga kerja itu lulusan SD. Maka ini hal yang perlu dilakukan," ucapnya.

‎Menurutnya, jika secara makro ekonomi kondisi di Jateng sudah baik namun tingkat pendidikan yang rendah tidak akan mampu terserap.

Dia mencontohkan, pabrik sepatu yang berada di Salatiga dan Jepara yang membutuhkan tenaga kerja masing-masing 8.000 orang serta 7.000 or ang tersebut kesulitan memperoleh tenaga kerja.

Sehingga, pihaknya menilai Pemprov Jateng dan dunia usaha perlu melakukan sinergi untuk menyiapkan tenaga kerja.

"Padahal mereka hanya membutuhkan tenaga kerja yang bisa menjahit, dan lulusan SMK Tata Busana itu digemari. Tapi kenyataannya susah," jelas dia.

‎Dia berharap, angka kemiskinan di Jateng akan dapat teratasi setelah penyaluran tenaga kerja bisa berjalan baik sehingga pengangguran menurun.

‎"Ketika pengangguran punya penghasilan, dia jadi punya daya beli. Sehingga tingkat konsumsi meningkat, dan industri juga ikut berkembang," ujar dia.

Dalam kesempatan tersebut, turut dihadiri Kepala Kantor Bank Indonesia Jawa Tengah, Hamid Ponco Wibowo‎, dan Dewan Gubernur Bidang V Bank Indonesia. (raf)

  • < /li>
Penulis: raka f pujangga Editor: m nur huda Sumber: Tribun Jateng Ikuti kami di Istri Sah Ciduk Suaminya dengan Pelakor di Kamar Kos, Pelakor Malah Ngamuk, Jambak hingga Mencakar Sumber: Google News | Berita 24 Jateng

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »