www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Ganjar Diterpa Isu SARA Puisi, Sudirman Klaim Dukungan Wanita

Posted by On 04.20

Ganjar Diterpa Isu SARA Puisi, Sudirman Klaim Dukungan Wanita

Home > Nasional > Berita Politik Ganjar Diterpa Isu SARA Puisi, Sudirman Klaim Dukungan Wanita Damar Sinuko, CNN Indonesia Minggu, 08/04/2018 10:49 WIB Ganjar Diterpa Isu SARA Puisi, Sudirman Klaim Dukungan Wanita Gubernur petahana Jateng Ganjar Pranowo tengah diterpa isu SARA akibat puisi, sementara Cagub Sudirman Said mendapat dukungan dari kelompok perempuan kemarin. (CNN Indonesia/Ramadhan Rizki Saputra) Jakarta, CNN Indonesia -- Calon Gubernur (Cagub) Jawa Tengah nomor urut satu Ganjar Pranowo diterpa isu SARA karena membacakan puisi karya KH.Mustofa Bisri (Gus Mus).
Puisi yang dimaksud itu berjudul 'Kau Ini Bagaimana Atau Aku Harus Bagaimana' yang dibacakan Ganjar dalam acara bincang bersama Rosi : Kandidat Bicara, di salah satu televisi swasta Indonesia pada awal Maret lalu.
Belakangan, oleh beberapa pihak, Ganjar dianggap tidak pro-Islam atau Islamphobia seiring melontarkan salah satu kalimat dalam puisi tersebut yang berbunyi, "Kau ini bagaimana? Kau bilang Tuhan sangat dekat, kau sendiri memanggilNYA dengan pengeras suara setiap saat."
Isu SARA yang menerpa Ganjar ini pun menyebar ke media sosial dan menuai reaksi pro-kontra dari warganet Jawa Tengah, seiring pula isu penistaan agama yang ditudingkan sejumlah pihak kepada puisi Sukmawati Soekarnoputri.
Menanggapi isu tersebut, Ketua DPW PPP Jawa Tengah Masrukhan Syamsurie menilai isu tersebut sengaja diciptakan dan disebarkan untuk menjatuhkan paslon Ganjar-Yasin dalam Pilkada 2018, dimana memanfaatkan momentum polemik isu puisi Sukmawati.
"Sangat murahan isu ini, ditarik-tarik ke polemik isu Sukmawati. Sangat disesalkan karena kok harus membawa memasukkan isu sentimen Agama", kata Masrukhan.
Ia menegaskan puisi 'Kau Ini Bagaimana atau Aku Harus Bagaimana' ditulis oleh Gus Mus di sekitar tahun 1980-an, masa dimana saat itu rezim Orde Baru masih berkuasa. Selain itu Gus Mus, yang juga dikenal sebagai penyair, adalah pengasuh pondok pesantren Raudlatut Thalibin di Rembang, juga sesepuh Nadhlatul Ulama yang kini menjabat Mustasyar.
Masrukhan meminta semua pihak menghentikan cara-cara black campaign, apalagi menjurus SARA yang dapat memecah belah Jawa Tengah.
"Saya ini dulu di kampus dekat dengan dunia sastra dan penyair. Jadi tahu persis makna puisi itu menunjukkan sikap protes yang sangat khas terhadap kondisi politik rezim yang represif. Diingat ya, ini Jawa Tengah, bukan DKI yang Pilkadanya diwarnai sentimen SARA, dan Ganjar bukan nya Sukmawati dan puisi yang dibacakannya karya ulama besar yang sangat berpengaruh yakni Gus Mus," terang Masrukhan.

Ganjar Diterpa Isu SARA Puisi, Sudirman Klaim Dukungan WanitaSudirman Said. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)
Sementara itu, Cagub Jateng nomor urut dua, Sudirman Said mengklaim mendapat dukungan 10 juta suara kaum perempuan di Jawa Tengah. Dukungan tersebut diwujudkan dalam deklarasi 'Perempuan Mukti'.
Perempuan Mukti ini merupakan koalisi dari beberapa organisasi perempuan yakni Perempuan Indonesia Raya (PIRA) Gerinda, Perempuan Bangsa PKB, Perempuan PKS, dan Perempuan PAN ditambah sejumlah aktivis perempuan dan masyarakat yang aktif memperjuangkan hak kaum perempuan-anak.
"Jadi kita harus all out memenangkannya. Perempuan pilih perempuan. Laki-l aki ikut perempuan," kata Ketua Perempuan Bangsa PKB Siti Masrifah usai deklarasi Perempuan Mukti di Hotel Patra Jasa Semarang, Sabtu (7/4).
Melihat dukungan dari Perempuan Mukti ini, Cawagub Jateng nomor urut dua, Ida Fauziyah menyatakan terima kasih dan menegaskan komitmennya untuk membangun kaum perempuan di Jateng.
"Salah satu yang kita programkan bersama pak Sudirman Said adalah APBD yang properempuan. Yang terpenting membangun sumber daya manusia, agar mukti bareng, sejahtera lahir dan batin," tegas Ida.
Saat ini sebanyak 27.348.878 jiwa masuk dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang dikeluarkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah untuk Pilgub 2018. Masing-masing 13.727.434 pemilih perempuan, dan 13.621.444 pemilih laki-laki. (kid) Berita Terkait
  • Ganjar-Yasin Nomor 1, Sudirman-Ida Nomor 2 di Pilgub Jateng

    Ganjar-Yasin Nomor 1, Sudirman-Ida Nomor 2 di Pilgub Jateng

    1 bulan yang lalu
  • Puan Maharani Panasi Kandang Banteng di Semarang

    Puan Maharani Panasi Kandang Banteng di Semarang

    2 bulan yang lalu
  • Ganjar Siap Pertahankan Jateng sebagai 'Kandang Banteng'

    Ganjar Siap Pertahankan Jateng sebag ai 'Kandang Banteng'

    2 bulan yang lalu
  • Jelang Pilgub Jateng, Ganjar Ingin Kasus e-KTP Dibongkar

    Jelang Pilgub Jateng, Ganjar Ingin Kasus e-KTP Dibongkar

    2 bulan yang lalu
  • PDIP Deklarasi Lima Calon Gubernur Sebelum Natal

    PDIP Deklarasi Lima Calon Gubernur Sebelum Natal

    3 bulan yang lalu
  • Cari Cawagub Jateng, Ganjar Pranowo Tunggu Titah Megawati

    Cari Cawagub Jateng, Ganjar Pranowo Tunggu Titah Megawati

    7 bulan yang lalu
Berita Lainnya
  • PDIP soal Puisi Ganjar: Kami Tak Gunakan SARA di Pilkada

    PDIP soal Puisi Ganjar: Kami Tak Gunakan SARA di Pilkada

    1 jam yang lalu
  • Pro    dan Kontra Wacana Pemilihan Kepala Daerah oleh DPRD

    Pro dan Kontra Wacana Pemilihan Kepala Daerah oleh DPRD

    9 jam yang lalu
  • Ketua DPR Klaim Dapat Banyak Laporan Pilkada Langsung Merusak

    Ketua DPR Klaim Dapat Banyak Laporan Pilkada Langsung Merusak

    17 jam yang lalu
  • KPU Dilarang 'Ngopi' Bareng Kandidat dan Timses

    KPU Dilarang 'Ngopi' Bareng Kandidat dan Timses

    2 hari yang lalu
TERPOPULER
  • PDIP soal Puisi Ganjar: Kami Tak Gunakan SARA di Pilkada

    PDIP soal Puisi Ganjar: Kami Tak Gunakan SARA di Pilkada

    1 jam yang lalu
  • Luhut Puji Prabowo soal Indonesia Bubar di Hadapan Kader PDIP

    Luhut Puji Prabowo soal Indonesia Bubar di Hadapan Kader PDIP

    3 jam yang lalu
  • Manuver Jokowi Respons Isu PKI, Utang Negara, dan Bubar 2030

    Manuver Jokowi Respons Isu PKI, Utang Negara, dan Bubar 2030

    2 jam yang lalu
  • Luhut: #2019GantiPresiden Cuma Gerakan Segelintir Orang

    Luhut: #2019GantiPresiden Cuma Gerakan Segelintir Orang

    2 jam yang lalu
Sumber: Google News | Berit a 24 Jateng

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »