www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

BPOM Ajak Produsen Jamu Tradisional Ikut Bendung Produk Ilegal

Posted by On 08.40

BPOM Ajak Produsen Jamu Tradisional Ikut Bendung Produk Ilegal

BPOM Ajak Produsen Jamu Tradisional Ikut Bendung Produk Ilegal

BPOM mengajak seluruh produsen maupun pengusaha jamu tradisional untuk bersama-sama membendung masuknya produk ilegal

BPOM Ajak Produsen Jamu Tradisional Ikut Bendung Produk IlegalTRIBUN JATENG/DENI SETIAWANKepala BPOM Penny Kusumastuti Lukito (empat dari kanan) didampingi pejabat Balai POM Jawa Tengah, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah serta perwakilan pengusaha jamu, secara simbolis mengajak minum jamu tradisional bersama dalam program BPOM Menuju Pelayanan Prima Melalui Pendaftaran Obat Tradisional dan Suplemen Kesehatan di Semarang, Senin (2/4/2018), di Hotel Gumaya Jalan Gajahmada Kota Semarang.

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) mengajak seluruh produsen maupun pengusaha jamu tradisional untuk bersama-sama membendung masuknya produk ilegal ke Indonesia. Tak terkecuali di Jawa Tengah.

Menurut Kepala BPOM Penny Kusumastuti Lukito, dorongan tersebut merupakan bagian upaya bersama secara lintas sektoral dalam membangun industri jamu tradisional dapat menjadi industri besar.

Hal itu dikatakannya pada Tribunjateng.com, Senin (2/4/2018) di sela waktu menghadiri sekaligus membuka Menuju Pelayanan Prima Melalui Pendaftaran Obat Tradisional dan Suplemen Kesehatan di Hotel Gumaya Jalan Gajahmada Kota Semarang.

"Di mana di dalamnya ada supplay and demand. Sehingga dibutuhkan respon untuk dapat menghasilkan produk berkualitas, terstandardisasi, dan teruji di laboratorium. Sehingga pula produk tersebut semakin dipercaya masyarakat," kata P enny.

"Kami, di pemerintah juga akan terus memperkuat aspek jaminan keamanan produk sebagai bagian untuk perlindungan, baik itu terhadap produk obat maupun makanan," katanya.

Ia mengungkapkan, ada dua kegiatan utama yang dilakukan, yakni melalui pemberian fasilitas sekaligus pendampingan dalam pengembangan industri obat atau jamu tradisional. Kemudian memperkuat pengawasan perlindungan konsumen serta penegakan hukum.

"Itu yang bakal kami bangun. Kami akan senantiasa edukasi masyarakat sehingga bisa terjaga dari masuknya produk-produk illegal baik hasil produksi dalam maupun luar negeri," bebernya.

Menurutnya, apabila produsen jamu dapat meningkatkan kualitas mulai dari bahan baku, cara pembuatan, hingga pengemasannya, diyakini kepercayaan masyarakat terhadap produk mereka akan semakin meningkat.

"Kami akan bantu serta fasilitasi kebutuhan tersebut melalui uji laboratorium guna memastikan produk sudah higienis dan memenuhi s tandardisasi," jelasnya.

Dia meyakini, industri obat tradisional di Indonesia berpeluang untuk unggul dan mampu bersaing di pasar global. Syarat utamanya adalah tetap memegang kultur warisan leluhur dan berpedoman pada Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB).

"Obat tradisional itu warisan budaya bangsa, sekaligus penggerak perekonomian Indonesia yang harus unggul dan mampu bersaing di pasar global," ujarnya.

Ia menambahkan, dalam kehidupan modern, itu perlu dimanfaatkan sekaligus tantangan agar obat tradisional tidak hanya menjadi tuan rumah di negeri sendiri tetapi juga mampu bersaing di pasar global. (dse)

Penulis: deni setiawan Editor: m nur huda Sumber: Tribun Jateng Ikuti kami di Heboh, Kakak Beradik Digerebek Bersama Pasangan di Kamar Hotel, Kondisi Mereka Mencengangkan Sumber: Google News | Berita 24 Jateng

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »