www.AlvinAdam.com

Berita 24 Jawa Tengah

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Usai Datang ke Pameran Keris di Museum Ranggawarsita, Ini yang Dirasakan Nila

Posted by On 23.59

Usai Datang ke Pameran Keris di Museum Ranggawarsita, Ini yang Dirasakan Nila

Usai Datang ke Pameran Keris di Museum Ranggawarsita, Ini yang Dirasakan Nila

Ialah Nila Kusumawati, seorang gadis yang tampak penasaran dengan berbagai jenis keris yang dipajang siang itu

Usai Datang ke Pameran Keris di Museum Ranggawarsita, Ini yang Dirasakan NilaTribun Jateng/hermawan handakaPengunjung sedang mengamati salah satu pusaka keris peninggalan zaman kerajaan Mataram, Majapahit dan Singosari peninggalan abad ke 12 dalam pameran keris Nusantara yang berlangsung di Museum Seni Ranggawarsito, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (9/11). Salah satu pengrajin dan kolektor keris asal Surabaya memperkenalkan koleksi kebanggaannya Keris Nogososro yang dibandrol hingga Rp 75 juta. (Tribun Jateng/ Hermawan Handaka)

Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Jemari lentiknya membolak-balik keris. Sesekali menatap dengan penuh seksama ukiran kecil dengan mendekatkan keris ke muka.

Suasana tersebut terlihat dalam Pameran Keris Nusantara di Museum Jawa Tengah Ranggawrsita, Kamis (9/11/2017).

Ialah Nila Kusumawati, seorang gadis yang tampak penasaran dengan berbagai jenis keris yang dipajang siang itu.

Ada ratusan keris yang dipajang oleh 40 kolektor se Pulau Jawa. Pisau berkelok yang dipamerkan mulai dari jaman Mataram lama hingga Orde Baru.

"Sebenernya kalau masalah benda-benda pusaka seperti keris saya kurang begitu paham, tapi setelah mendapatkan panduan dari salah satu kolektor yang ikut pameran mulai sedikit mengerti bagaimana sejarah dan jenis keris," tutur gadia berambut pendek tersebut.

Bukan hanya itu, ia bahkan kini juga mengetahui bagaimanacara per awatan keris agar tidak berkarat. Meski saat ini ia belum memiliki niat untuk mengoleksi keris, namun Nila juga tidak menutup kemungkinan jika suatu saat nanti akan jatuh hati.

"Ukirannya unik, setiap jenis keris berbeda dan memiliki ciri khas sendiri," tambahnya.

Saat ini setidaknya ia telah belajar banyak mengenai keris mulai dari jenis, sejarah, dan perawatannya setelah berkunjung ke pameran tersebut.

Di lain sisi, salah satu kolektor, Dey Caesar menjelaskan pameran tersebut berlangsung mulai tanggal 7 hingga 9 November. Dalam pameran itu pengunjung juga bisa menebus keris dengan harga yang berbeda setiap jenisnya.

"Banyak pembelinya selain dari Indonesia ada juga dari Malaysia, Singapura, dan Kanada," imbuh Caesar.

(*)

  • < /ul> Penulis: rival al-manaf Editor: muslimah Sumber: Tribun Jateng Ikuti kami di Ditemani 16 Wanita Sekaligus, Beginilah Suguhan Wisata 4 Hari di Pulau Seks Sumber: Tribun Jateng

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »