www.AlvinAdam.com

Berita 24 Jawa Tengah

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Jenazah Rara, Korban Jambret di Pematangsiantar Sudah Dimakamkan di Bandungan

Posted by On 23.34

Jenazah Rara, Korban Jambret di Pematangsiantar Sudah Dimakamkan di Bandungan

Jenazah Rara, Korban Jambret di Pematangsiantar Sudah Dimakamkan di Bandungan

Di kediaman orangtua Rara Sitta Stefanie, pun masih terus dikunjungi para pelayat, khususnya para kerabat Rara.

Jenazah Rara, Korban Jambret di Pematangsiantar Sudah Dimakamkan di BandunganTRIBUNJATENG/DENI SETIAWANRUMAH DUKA - Puluhan karangan bunga ucapan duka cita terpasang di depan kediaman orangtua Rara Sitta Stefanie di Dusun Tarukan Desa Candi Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang, Jumat (27/10/2017). Rara adalah korban jambret di Pematangsiantar Sumatera Utara pada Rabu (25/10/2017) petang.

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan

< strong>TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Suasana duka masih terasa di Dusun Tarukan Nomor 02 Rt 01 Rw 05 Desa Candi Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang, Jumat (27/10/2017) siang.

Di kediaman orangtua Rara Sitta Stefanie, pun masih terus dikunjungi para pelayat, khususnya para kerabat Rara.

Rara (27) adalah korban tewas dalam aksi penjambretan yang terjadi di Kota Siantar Pematangsiantar Provinsi Sumatera Utara pada Rabu (25/10/2017) petang.

RUMAH DUKA - Puluhan karangan bunga ucapan duka cita terpasang di depan kediaman orangtua Rara Sitta Stefanie di Dusun Tarukan Desa Candi Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang, Jumat (27/10/2017). Rara adalah korban jambret di Pematangsiantar Sumatera Utara pada Rabu (25/10/2017) petang.
RUMAH DUKA - Puluhan karangan bunga ucapan duka cita terpasang di dep an kediaman orangtua Rara Sitta Stefanie di Dusun Tarukan Desa Candi Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang, Jumat (27/10/2017). Rara adalah korban jambret di Pematangsiantar Sumatera Utara pada Rabu (25/10/2017) petang. (TRIBUNJATENG/DENI SETIAWAN)

Dia yang merupakan pegawai BNI di kota tersebut diketahui meninggal dunia dijambret diseret-seret oleh pelaku atau begal saat mempertahankan tasnya.

Petang itu, sekitar pukul 19.30, Rara mengendarai sepeda motor matik dalam perjalanan pulang menuju ke rumah kontrakannya di daerah Marihat.

Dalam perjalanan itu, dia dipepet oleh pelaku. Tas Rara dijambret oleh pelaku.

Korban pun berusaha mengejar pelaku. Rara terjatuh dan terus mempertahankan tasnya hingga dia terseret oleh jambret.

Pasca kejadian itu, pihak keluarga pun memutuskan untuk membawa Rara ke rumah orangtuanya melalui jalur udara dan dimakamkan di Pemakaman Umum Dusun Tarukan Desa Candi Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang.

“Dari Bandara Adisutjipto Yogyakarta kemarin, Kamis (26/10/2017) sekitar pukul 16.00. Melalui jalur darat ke sini (kediaman orangtua Rara). Tiba di rumah duka sekitar pukul 19.00 dan selang sekitar satu jam, langsung kami makamkan," kata Hendy Kukuh Baskoro (30) suami almarhumah Rara.

Saat ditemui Tribunjateng.com, Jumat (27/10/2017) siang, dia sampaikan, diputuskan untuk segera dimakamkan karena seluruh keluarga baik kakak maupun adik Rara sudah berkumpul di rumah duka.

Dan semalam acara pemakaman berlangsung selama sekitar dua jam atau hingga pukul 22.00.

“Saya masih kecapean dan syok. Awalnya saya minta untuk almarhum dibawa ke Jakarta. Tetapi setelah berkoordinasi dengan keluarga, terutama ibu Rara, akhirnya beliau minta untuk dimakamkan di tanah kelahirannya. Akhirnya diurus seluruhnya dan kami bersyukur semua berjalan lancar hingga sekarang ini,” kata Hendy.

Pihaknya atas nama keluarga pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh pi hak yang sudah membantu mulai dari awal ketika di rumah sakit hingga diterbangkan menuju Yogyakarta, dan tiba di rumah duka ini.

Ucapan terima kasih itu terutama disampaikan kepada BNI yang telah mengurus seluruhnya. (*)

Penulis: deni setiawan Editor: iswidodo Sumber: Tribun Jateng Ikuti kami di Hana Anisa Sempat Buka Instagram Buat Klarifikasi, Ternyata di Dadanya Ada ... Sumber: Tribun Jateng

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »