www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

HEBOH Anak Kecil Operasi Usus Buntu Gara-gara Makan Seblak, Ahli Gizi: Kok Nggak Masuk Akal?

Posted by On 22.18

HEBOH Anak Kecil Operasi Usus Buntu Gara-gara Makan Seblak, Ahli Gizi: Kok Nggak Masuk Akal?

HEBOH Anak Kecil Operasi Usus Buntu Gara-gara Makan Seblak, Ahli Gizi: Kok Nggak Masuk Akal?

Baru-baru ini netizen dihebohkan dengan curahan hati seorang ibu bernama Desy Puspita Yulida di akun Facebooknya

HEBOH Anak Kecil Operasi Usus Buntu Gara-gara Makan Seblak, Ahli Gizi: Kok Nggak Masuk Akal?Seorang anak yang sakit karena seblak

TRIBUNJATENG.COM - Baru-baru ini netizen dihebohkan dengan curahan hati seorang ibu bernama Desy Puspita Yulida di akun Facebooknya.

Desy membagikan kisah yang dialami oleh putrinya sendiri, Salma, pada Minggu (8/10/2017).

Dirinya mengungkapkan Salma mengalami usus buntu lantaran te rlalu banyak memakan seblak.

Dokter menjelaskan pada Desy bahwa anaknya mengalami usus buntu karena kerupuk mentah yang direndam tetapi tetap kenyal dalam makanan seblak tersebut.

Unggahan yang diberi judul, 'Bahaya Makan Seblak dari Kerupuk Mentah yang Direndam tapi Tetap Kenyal' itu langsung menarik perhatian netizen hingga menjadi viral.

Namun, menurut ahli gizi hal dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Hardinsyah, menyebut alasan tersebut tidak masuk akal.

"Pertama, kok enggak masuk akal, dalam arti makanan itu masuk ke lambung kita itu dicerna dan dihancurkan. Kemudian masuk ke usus sudah partikel kecil, kecuali kalau dia batu atau biji jambu yang keras," kata Hardinsyah dihubungi Kompas.com, Selasa (10/10/2017).

Hardinsyah mengungkapkan kerupuk seblak tentu sangat bisa diproses dalam lambung lantaran berasal dari tapioka (aci) .

"Daging saja ada yang lebih kenyal, seperti kikil, bisa diproses. Karena ada enzim-e nzim di dalam lambung kita. Ada enzim untuk mencerna protein, lemak, karbohidrat," katanya.

"Kalau mungkin ada endapan sebelumnya, harusnya dokter bisa menjelaskan," tambah Hardinsyah.

Hardinsyah memberikan contoh seperti misal endapan itu berasal dari sambal yang cabainya tidak ditumbuk sampai halus hingga biji cabai mengendap dan menginfeksi usus.

Selain itu, memperhatikan kebiasaan makan dan minum si anak juga perlu menjadi pertimbangan.

"Kita enggak tahu juga kan, mungkin ini puncaknya saja. Proses terjadi dulu-dulu, (tapi) belum terasa benar. Kita kan enggak tahu kebiasaan makan si anak. Harus didalami, entah ada bahan-bahan berbahaya yang termakan," ujar Hardinsyah.

Ketika ditanya bahaya pewarna makanan pada kerupuk yang berpontensi menggangu pencernaan, Hardinsyah menjelaskan hal tersebut harus melalui uji laboratorium terlebih dahulu.

(TribunWow.com/Claudia N)

Editor: muslimah Sumber: TribunWow.com Ikuti kami di Heboh Video Penampakan Makhluk Misterius Mirip Putri Duyung, Saksi Mata sampai Gemetar saat Merekam Sumber: Tribun Jateng

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »