www.AlvinAdam.com

Berita 24 Jawa Tengah

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Ditemukan 132 Kasus HIV/AIDS di Kudus, Lelaki Suka Lelaki Disebut Paling Rawan

Posted by On 11.43

Ditemukan 132 Kasus HIV/AIDS di Kudus, Lelaki Suka Lelaki Disebut Paling Rawan

Ditemukan 132 Kasus HIV/AIDS di Kudus, Lelaki Suka Lelaki Disebut Paling Rawan

Sepanjang Januari-Oktober 2017, ditemukan 132 kasus HIV/AIDS di Kudus. Angka tersebut meningkat dibanding tahun lalu, 112 kasus.

Ditemukan 132 Kasus HIV/AIDS di Kudus, Lelaki Suka Lelaki Disebut Paling Rawantribunjateng/dokAksi peringatan hari HIV AIDS sedunia

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS â€" Sepanjang Januari-Oktober 2017, ditemukan 132 kasus HIV/AIDS di Kudus. Angka tersebut meningkat dibanding tahun lalu, dimana kasus HIV/AIDS yang terungkap 112 kas us.

Ketua Kaukus Masyarakat Anti Narkoba dan Kelompok Pendampingan Sebaya (Kauman dan KPS) Kudus, Eny Mardiyanti, mengatakan, angka kasus tersebut diperkirakan meningkat hingga akhir tahun 2017 nanti.

“Angka tersebut kami dapat karena kami terjun langsung kepada mereka yang tergabung dalam kelompok-kelompok risiko tinggi HIV/AIDS,” kata Eni, Selasa (31/10/2017).

(Baca: 18 PSK Terindikasi Idap HIV/AIDS, Prostitusi Berkedok Ziarah di Gunung Kemukus Kembali Dilarang)

Menurutnya, kelompok yang paling rentan terkena penyebaran HIV/AIDS yaitu lelaki suka lelaki (LSL). Pasalnya, para penyuka sesama jenis tersebut acap kali berganti pasangan untuk melakukan kontak fisik berupa hubungan seksual.

“Sementara, kalau yang perempuan yang suka sesama perempuan sangat jarang ditemukan. Karena mereka kontak fisik untuk hubungan seksual tidak bisa. Kebanyakan penyebarannya melalui jarum sutik atau narkoba,” katanya.

Dia menyebut, kena ikan angka kasus HIV/AIDS tersebut dipengaruhi faktor lingkungan. Selain itu, pengawasan dan perhatian orang tua kian memudar.

“Padahal, pengawasan itu sangat penting. Mayoritas dari orang tua saat ini sibuk dengan kebutuhan atau kerja sementara perkembangan anak terabaikan,” katanya.

Untuk itu, katanya, kecenderungan peningkatan kasus HIV/AIDS di Kudus akan terus terjadi jika pengawasan dari berbagai pihak tidak sungguh-sungguh. (*)

Penulis: Rifqi Gozali Editor: rika irawati Sumber: Tribun Jateng Ikuti kami di Begini Penampakan 'Surga Dunia' Hotel Alexis Sumber: Tribun Jateng

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »