www.AlvinAdam.com

Berita 24 Jawa Tengah

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

112 Anak Ikuti Khitan Massal di RSUD Tugurejo

Posted by On 11.17

112 Anak Ikuti Khitan Massal di RSUD Tugurejo

112 Anak Ikuti Khitan Massal di RSUD Tugurejo

Ramadhon merupakan satu dari 112 peserta khitan massal yang digelar RSUD Tugurejo Semarang, Sabtu (28/10/2017).

112 Anak Ikuti Khitan Massal di RSUD Tugurejotribu jateng/dhian adi putrantoSuasana khitan massal di RSUD Tugurejo Semarang, Sabtu (28/10/2017).

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dhian Adi Putranto.

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - "Bu, lara (Bu, sakit)," teriak Ramadhon Aldo Saputra kesakitan saat sang dokter mengkhitannya.

Nyamtini, sang ibu, kemudian memeluknya dan berusaha menenangkan Aldo. Ia juga mengipasi buah hatinya agar lebih relaks saat dikhitan.

"Anak saya tidak kuat menahan sakit, jadinya menangis," cerita Nyamtini kepada Tribunjateng.com.

Agus Suwarno, sang ayah, terlihat mengawasi buah hatinya. Ia juga menguatkan sang anak agar tidak takut terhadap segala rintangan, termasuk khitan.

Ramadhon merupakan satu dari 112 peserta khitan massal yang digelar RSUD Tugurejo Semarang, Sabtu (28/10/2017). Kegiatan tersebut merupakan rangkaian kegiatan merayakan Hari Jadi ke-46 Korpri dan Hari Kesehatan Nasional ke-53.

(Baca: Ulang Tahun, PDAM Tirta Moedal Kota Semarang Adakan Khitan Bersama)

Ketua Panitia yang juga Kasie Penunjang Medis RSUD Tugurejo Semarang, Kurnia Yuliastuti, mengatakan, setiap tahun pihaknya menggelar khitan massal.

"Pesertanya tidak hanya dari Kota Semarang namun juga dari luar kota, di antaranya Kendal. Bahkan, dari Temanggung juga ada," ujarnya

Menurut Kurnia, selain dikhitan, peserta juga mendapat bingkisan di antaranya, baju muslim, peci, sarung, tas, alat tulis, dan uang saku yang berasal dari pihak sponsor.

Respon masyarakat terhadap khitan massal ini terbilang cukup tinggi. Pasalnya, rumah sakit hanya menarget 100 peserta. Namun, hingga pendaftaran ditutup, ada 112 anak yang ingin dikhitan.

"Pendaftaran ditutup tanggal 25 (Oktober) lalu. Namun, sampai hari H, masih ada yang mendaftar. Karena bingkisan yang disediakan hanya 100, sisanya tak mendapatkan," ujarnya.

Dalam khitan masal tersebut, pihak RSUD mengerahkan enam dokter umum, satu dokter spesialis bedah, dan 16 perawat.

"Sistemnya, bergantian dan membantu. Contohnya, ini ada yang rewel maka perlu sampai dua perawat agar menenangkan si anak," ujar Yuli. (*)

Penulis: Dhian Adi Putranto Editor: rika irawati Sumber: Tribun Jateng Ikuti kami di Tangkap Basah dan Rekam Selingkuhan Pacar saat Tanpa Busana, Model Cantik Ini Malah Menyesal... Sumber: Tribun Jateng

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »