Indonesia-Australia Tingkatkan Kerja Sama Penanganan Terorisme ...

Indonesia-Australia Tingkatkan Kerja Sama Penanganan Terorisme ... ANTARA FOTO/MOHAMMAD AYUDHA Tim Densus 88 Anti Teror melakukan penjagaan ...

Indonesia-Australia Tingkatkan Kerja Sama Penanganan Terorisme ...

Tim Densus 88 Anti Teror melakukan penjagaan saat berlangsung penggeledahan di rumah terduga teroris berinisial ARD di Dukuh Segodo, Desa Karang, Karangpandan, Karanganyar, Jawa Tengah, Selasa (15/8/2017). olisi berhasil menyita sejumlah barang bukti diantaranya dokumen, buku-buku, rompi, kaus lengan panjang, 8 buah keping VCD, dua buah ponsel serta beberapa SIM card. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/foc/17. ANTARA FOTO/MOHAMMAD AYUDHA Tim Densus 88 Anti Teror melakukan penjagaan saat berlangsung penggeledahan di rumah terduga teroris berinisial ARD di Dukuh Segodo, Desa Karang, Karangpandan, Karanganyar, Jawa Tengah, Selasa (15/8/2017). olisi berhasil menyita sejumlah barang bukti diantaranya dokumen, buku-buku, rompi, kaus lengan panjang, 8 buah keping VCD, dua buah ponsel serta beberapa SIM card. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/foc/17.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto bersama Jaksa Agung Australia George Brandis memimpin pertemuan Ministerial Council Meeting on Law and Security (MCM) ke-4 di Brisbane, Australia, Minggu (26/11/2017).

Pertemuan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kerja sama Indonesia dan Australia di bidang hukum dan keamanan, khususnya untuk di kawasan yang dekat dengan kedua negara.

Menurut Wiranto, kerja sama antara kedua negara menjadi penanda bagi keberhasilan penanganan masalah hukum dan keamanan, khususnya tentang isu terorisme dan radikalisme di kawasan.

“Pertemuan MCM ke-4 ini telah membahas kemajuan sejak pertemuan MCM ke-3, serta tantangan yang dihadapi oleh kawasan saat ini,” ujar Wiranto s eperti dikutip dari siaran pers Kemenko Polhukam, Senin (27/11/2017).

Baca juga : Jokowi: Pemerintah Tak Akan Toleransi Radikalisme, Apa Pun Organisasinya

Pertemuan tersebut, lanjut Wiranto, telah berlangsung dengan sangat konstruktif dan menghasilkan langkah-langkah konkret yang akan ditindaklanjuti oleh kedua negara dalam bidang countering terrorism financing, counter violent extremism and deradicalization, cyber security, and broader law, justice and security cooperation.

“Perlu saya sampaikan bahwa pertemuan sub regional yang telah dilakukan di kota Manado, pada 29 Juli 2017 lalu merupakan bentuk lain dari kerja sama konkret kedua negara, yang juga melibatkan lebih banyak negara di kawasan,” kata Wiranto.

Menurut rencana, pertemuan MCM ke-5 selanjutnya akan diadakan di Indonesia pada paruh pertama tahun 2018.

Baca juga : Sinyal Bahaya, Intoleransi dan Radikalisme Menjangkiti Rakyat Indonesia


“Untuk itu, saya mengharapkan dapat bertemu dengan Yang Mulia George Brandis di Indonesia,” ucapnya.

Sebelumnya, pada Sabtu (25/11/2017), Wiranto juga bertemu dengan Menteri Dalam Negeri Australia Peter Craig Dutton.

Pertemuan tersebut dilakukan untuk menegaskan bahwa Indonesia ingin mempererat kerja sama hukum dan keamanan dengan Australia, baik secara bilateral maupun pada tataran regional dan global.

Dalam kesempatan itu Wiranto mengungkapkan keinginan pemerintah agar Australia terlibat dalam forum monitoring implementasi sanksi DK-BB terkait ISIS/ISIL di kawasan.

Kompas TV Di hadapan majelis hakim, menteri desa mengaku tidak tahu soal dugaan suap untuk auditor BPK.

Berita Terkait

Tak Ada "Blue Print", Pencegahan Radikalisme Dinilai Sporadis

Waspada, Radikalisme Sudah Masuk Sekolah Lewat Ajaran Guru

Pengesahan UU Ormas, antara Ancaman Radikalisme dan Alat Represi

Nusron Anggap Perppu Ormas Wajib Didukung karena PNS Disusupi Radikalisme

Isu Hoaks dan Radikalisme, Tantangan Santri Era Milenial

Terkini Lainnya

Setelah Pilkada DKI, Preferensi Politik Masyarakat Lekat dengan Faktor Agama

Setelah Pilkada DKI, Preferensi Politik Masyarakat Lekat dengan Faktor Agama

Nasional 27/11/2017, 23:48 WIB Polisi Gagalkan WNI yang Hendak Gabung dengan ISIS di Marawi

Polisi Gagalkan WNI yang Hendak Gabung dengan ISIS di Marawi

Nasional 27/11/2017, 23:40 WIB Kenapa Sketsa Penyerang Novel Baru Muncul Setelah 226 Hari?

Kenapa Sketsa Penyerang Novel Baru Muncul Setelah 226 Hari?

Nasional 27/11/2017, 23:36 WIB Ahsan dan Hend   ra Berpasangan Lagi di Kejurnas

Ahsan dan Hendra Berpasangan Lagi di Kejurnas

Olahraga 27/11/2017, 23:35 WIB Basket Sinar Mas Land Digelar

Basket Sinar Mas Land Digelar

Olahraga 27/11/2017, 23:28 WIB Deddy Mizwar: Jadikan Pilkada Pesta Demokrasi Bukan Pemecah Belah

Deddy Mizwar: Jadikan Pilkada Pesta Demokrasi Bukan Pemecah Belah

Regional 27/11/2017, 23:14 WIB Desember 2017, Gerindra Berikan Rekomendasi Calon di Pilkada Jateng

Desember 2017, Gerindra Berikan Rekomendasi Calon di Pi lkada Jateng

Regional 27/11/2017, 22:41 WIB Sandiaga: Saya Pelototi Satu Per Satu untuk Raih WTP

Sandiaga: Saya Pelototi Satu Per Satu untuk Raih WTP

Megapolitan 27/11/2017, 22:32 WIB Sekwan Sebut Anggota Dewan yang Minta Kolam Ikan Diperbaiki

Sekwan Sebut Anggota Dewan yang Minta Kolam Ikan Diperbaiki

Megapolitan 27/11/2017, 22:24 WIB Indonesia-Australia Tingkatkan Kerja Sama Penanganan Terorisme dan Radikalisme

Indonesia-Australia Tingkatkan Kerja Sama Penanganan Terorisme dan Radikalisme

Nasional 27/11/2017, 22:22 WIB Panglima Militer Myanmar: Tidak Ada Diskriminasi Agama

Panglima Militer Myanmar: Tidak Ada Diskriminasi Agama

Internasional 27/11/2017, 22:14 WIB Serbuan Petenis Jepang di Jakarta

Serbuan Petenis Jepang di Jakarta

Olahraga 27/11/2017, 22:08 WIB Jokowi: Kalau Minjam Uang, Pakai untuk Modal Usaha Bukan Gagah-gagahan

Jokowi: Kalau Minjam Uang, Pakai untuk Modal Usaha Bukan Gagah-gagahan

Regional 27/11/2017, 21:57 WIB Bakal Diperiksa KPK, Auditor BPK Minta Doa ke Guru Spiritual

Bakal Diperiksa KPK, Auditor BPK Minta Doa ke Guru Spiritual

Nasional 27/11/2017, 21:57 WIB Zimbabwe Tetapkan Tanggal Lahir Mugabe Jadi Hari Libur Nasional

Zimbabwe Tetapkan Tanggal Lahir Mugabe Jadi Hari Libur Nasional

Internasional 27/11/2017, 21:41 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 Jateng

COMMENTS

Tulis Artikel
Nama

Terkini,50,
ltr
item
Berita 24 Jawa Tengah: Indonesia-Australia Tingkatkan Kerja Sama Penanganan Terorisme ...
Indonesia-Australia Tingkatkan Kerja Sama Penanganan Terorisme ...
http://assets.kompas.com/crop/7x0:986x653/750x500/data/photo/2017/08/16/2971070490.jpg
Berita 24 Jawa Tengah
http://www.jateng.berita24.com/2017/11/indonesia-australia-tingkatkan-kerja.html
http://www.jateng.berita24.com/
http://www.jateng.berita24.com/
http://www.jateng.berita24.com/2017/11/indonesia-australia-tingkatkan-kerja.html
true
1590791759327373937
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy