BEI Sebut Investor Saham di Jawa Tengah Minim

BEI Sebut Investor Saham di Jawa Tengah Minim REPUBLIKA.CO.ID, UNGARAN â€" Bursa Efek Indonesia menyebut investor saham di Jawa Tengah ...

BEI Sebut Investor Saham di Jawa Tengah Minim

REPUBLIKA.CO.ID, UNGARAN â€" Bursa Efek Indonesia menyebut investor saham di Jawa Tengah masih minim meski berpenduduk lebih dari 30 juta jiwa. Selain itu, perusahaan berskala besar di Jateng belum banyak yang menjual saham ke publik atau IPO.

Hal ini ditegaskan oleh Direktur Utama (Dirut) PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Tito Sulistio saat menghadiri ulang tahun ke-66 Industri jamu dan farmasi PT Sido Muncul Tbk, di Ungaran, Jawa Tengah, Selasa (14/11).
Tito menyayangkan kondisi daerah dengan jumlah penduduk terbesar ketiga secara nasional ini. Karena investor di Jawa Tengah sebenarnya juga cukup besar. “Pengalaman juga membuktikan banyak perusahaan yang ''selamat'' karena penawaran umum perdana (IPO),” ungkapnya.
Ia mengungkapkan, keberlangsungan perusahaan tidak hanya faktor performa perusahaan atau modalnya efisien, tetapi kelanggengannya. Banyak perusahaan yang turun d an jatuh bukan karena performanya jelek. Tetapi, karena masalah personal pemilik.
Khusus di Jawa Tengah, Tito menilai belum terlalu banyak yang memiliki saham. Sehingga BEI akan terus menguatkan kantor perwakilan daerah ini, kendati hingga saat ini tercatat sudah ada 20 galeri investasi di Jawa Tengah.
Ia bahkan mengakui hampir semua Fakultas Ekonomi universitas negeri yang ada di Jawa Tengah ini sudah memiliki galeri investasi ini. BEI bahkan juga mempunyai pendidikan pasar modal di Universitas Diponegoro (Undip) Semarang. Sehingga, saat mahasiswa selesai kuliah langsung mendapatkan lisensi.
Guna memperkuat edukasi, BEI bahkan akan memisah kantor perwakilan menjadi dua yakni kantor perwakilan Semarang dan Kantor Perwakilan Solo nantinya dibedakan. Total saat ini BEI memiliki hampir 340 galeri investasi dan kantor perwailan di 310 universitas yang ada di tanah air.
Ia juga menyampaikan, sekarang ini, asing melakukan penjualan bersih saham atau net foreign sell hingga Rp 24 triliun lebih. Tetapi pasar modal di negeri ini bukannya turun, tetapi tetap naik. Hal ini karena investor domestiknya kuat sekali.
Pada 2016 tercatat ada 110 ribu investor domestik, tahun ini sudah ada 90 ribu investor domestik baru. “Ini kontribusinya cukup besar hingga domestic market kita cukup kuat sekarang. Indeks harga saham gabungan (IHSG) di angka 6.000 berkat kuatnya domestic market walaupun asing jual,” ujarnya.

Sumber: Google News | Berita 24 Jateng

COMMENTS

Tulis Artikel
Nama

Terkini,50,
ltr
item
Berita 24 Jawa Tengah: BEI Sebut Investor Saham di Jawa Tengah Minim
BEI Sebut Investor Saham di Jawa Tengah Minim
Berita 24 Jawa Tengah
http://www.jateng.berita24.com/2017/11/bei-sebut-investor-saham-di-jawa-tengah.html
http://www.jateng.berita24.com/
http://www.jateng.berita24.com/
http://www.jateng.berita24.com/2017/11/bei-sebut-investor-saham-di-jawa-tengah.html
true
1590791759327373937
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy